Penyebab Insomnia Dan Cara Mengatasinya Khusus Untuk Ibu Hamil!

09 March 2019 - Kategori Blog

Penyebab Insomnia Dan Cara Mengatasinya Khusus Untuk Ibu Hamil!

Menjelang persalinan atau pada waktu trimester ke-3 ibu hamil akan mengalami berbagai gangguan Salah satunya adalah insomnia. Insomnia menjelang persalinan bisa disebabkan karena faktor pisik dan psikis. Untuk lebih mengetahui penyebab insomnia dan cara mengatasinya khusus ibu hamil yang masuk usia akhir kehamilan.

Penyebab-Insomnia-Dan-Cara-MengatasinyaInsomnia merupakan kondisi sulit tidur atau kualitas tidur yang buruk. Ada banyak penyebab insomnia. Insomnia pada ibu hamil trimester 3 bisa disebabkan karena faktor perubahan ukuran rahim yang semakin membesar sehingga membuat aktivitas tidur menjadi terganggu dan tidak nyaman.

Selain itu, menjelang proses persalinan menjadi waktu yang paling mendebarkan, berbagai macam perasaan muncul seperti: cemas, takut, gelisah dan khawatir. Pada saat tengah malam, ibu hamil sering terbangun dan mengalami kesulitan untuk tidur kembali. Karena perasaan-perasaan tersebut membuat ibu hamil stres, akibatnya sulit tidur.  Berikut ini penyebab Dan cara mengatasi insomnia pada ibu hamil.

Berikan Pijatan Lembut Di Bagian Punggung

Bisa jadi penyebab insomnia pada ibu hamil adalah karena rasa sakit di bagian punggung. Anda bisa minta tolong suami untuk memijatnya. Pijatan yang lembut membantu meringankan rasa sakit dan tidur-pun menjadi tidak terganggu.

Rendam Kaki Dengan Air Hangat

Ibu hamil sering mengalami pegal-pegal terutama di bagian kaki. Untuk mengatasinya bisa dengan rendam kaki dengan air hangat yang sudah ditaburi garam. Selain mengatasi kaki pegal, air larutan garam juga dapat membantu meringankan nyeri bengkak di kaki saat hamil.

Jangan Terlalu Banyak Minum Menjelang Tidur

Menjelang kehamilan, biasanya ibu hamil sering buang air kecil di malam hari. Hal ini karena kantung kemih tertekan oleh rahim yang semakin membesar. Kondisi ini bisa menjadi penyebab tidur menjadi terganggu dan sering terbangun di malam hari. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah minum sedikit air putih sebelum tidur atau minum 2 jam sebelum tidur agar intensitas buang air kecil pada saat tidur tidak sering.

Siapkan Makanan Sehat Untuk Malam Hari

Pada masa kehamilan nafsu makan semakin bertambah, hal ini karena kebutuhan nutrisi tidak hanya untuk ibu namun juga untuk janin di dalam perut. Rasa lapar di malam hari bisa menjadi penyebab ibu hamil susah tidur. Jadi sebaiknya siapkan makanan sehat seperti: buah-buahan, rotigandum dsb. Pilih makanan yang sesuai dengan nutrisi dan gizi berdasarkan usia kehamilan.

Hindari Dari Hal-Hal Yang Mengganggu

Ada banyak hal-hal yang bisa menganggu jam tidur seperti: suara bising, kamar tidur yang tidak nyaman, televisi atau ponsel. Pada waktu mau tidur, bersihkan dulu kamar dan jauhkan ponsel, terutama bagi ibu hamil yang kecanduan ponsel. Selain mengganggu jam tidur Anda, ponsel bisa menyebabkan radiasi yang tidak baik untuk kesehatan.

Hindari Stres

Menjelang Proses kehamilan biasanya ibu hamil mulai cemas dan gelisah menghadapi persalinan. Atau bisa juga karena antusias berlebih. Sebaiknya siapkan mental dan pikiran yang positif, yakinlah proses persalinan akan berjalan normal dan lancar. Jangan lupa berdoa kepada Tuhan.

Sesuaikan Posisi Tidur Sesuai Usia Kehamilan

Pada waktu hamil posisi tidur menjadi salah satu penentu kenyamanan tidur. Apabila posisi tidur membuat tidak nyaman maka Anda akan kesulitan tidur. Oleh sebab itu pilihlah posisi yang senyaman mungkin dan tetap perhatikan keamanan untuk janin di dalam kandungan. Gunakan pakaian yang nyaman, mampu menyerap keringat dengan baik dan adem.

Demikian beberapa penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi insomnia, khususnya pada ibu hamil di trimester 3. Sebaiknya hindari tidur terlalu malam karena bisa menganggu kesehatan. Cobalah tidur lebih awal atau ganti jam tidur Anda menjadi lebih cepat dan bangun lebih awal. Bangun pagi membuat tubuh menjadi lebih bugar dan menghilangkan stres.

Jika gangguan susah tidur terjadi terus menerus, sebaiknya Anda konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan aman bagi ibu dan janin di dalam kandungan. Semoga artikel ini bermanfaat dan semoga proses persalinan berjalan normal dan lancar.

, , ,

 
Chat via Whatsapp